KH M Soubari Ajak Umat Perbanyak Dzikir Jelang 1 Muharam
JOMBANG, SPJNews.id – Pengasuh Majelis Dzikir Asmaul Haq Jombang, KH M. Soubari, S.Ag., mengajak umat Islam memanfaatkan nikmat kesehatan dan waktu luang dengan memperbanyak ibadah, dzikir, serta amal saleh sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.
Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan tausiyah dalam kegiatan rutin Majelis Dzikir Asmaul Haq yang digelar di Musala Darussalam, Dusun Mancar, Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Rabu (10/6/2026).
Dalam ceramahnya, KH Soubari mengingatkan hadis Rasulullah SAW tentang dua nikmat yang sering dilalaikan manusia, yakni kesehatan dan waktu luang.
"Kesehatan dan waktu luang adalah karunia besar dari Allah SWT yang sering tidak disadari nilainya. Selama masih diberi kesempatan, manfaatkan untuk memperbanyak ibadah dan amal kebaikan," ujarnya.
Mantan dosen Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang itu menegaskan bahwa banyak orang baru menyadari pentingnya kesehatan saat sakit datang. Demikian pula waktu luang yang baru terasa berharga ketika kesibukan menghalangi kesempatan beribadah.
Menurutnya, waktu luang sebaiknya diisi dengan membaca Al-Qur'an, memperbanyak shalawat, tasbih, tahmid, takbir, dan berbagai amalan dzikir lainnya.
KH Soubari juga mengajak jamaah membiasakan membaca dzikir-dzikir ringan yang memiliki keutamaan besar, seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, dan Laa Ilaaha Illallah.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya memperbanyak bacaan dzikir:
"Subhanallahi wa bihamdihi 'adada khalqihi, wa ridhaa nafsihi, wa zinata 'arsyihi, wa midaada kalimaatihi."
Menurutnya, dzikir tersebut merupakan bentuk pengagungan kepada Allah SWT sebanyak jumlah makhluk-Nya, sebesar keridaan-Nya, seberat timbangan Arsy-Nya, dan sebanyak kalimat-kalimat-Nya yang tidak terbatas.
KH Soubari menegaskan bahwa majelis dzikir bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi sarana memperkuat keimanan dan menjaga hati agar senantiasa mengingat Allah SWT.
"Selama Allah masih memberikan kesehatan dan waktu kepada kita, gunakanlah untuk memperbanyak amal kebaikan. Jangan sampai kesempatan yang ada berlalu tanpa bekal untuk akhirat," pesannya.
Tausiyah tersebut mendapat perhatian serius dari jamaah yang mengikuti rangkaian dzikir dan pengajian hingga selesai.
Sementara itu, menjelang Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang jatuh pada 16 Juni 2026, pengurus dan jamaah Majelis Dzikir Asmaul Haq Pusat Jombang tengah mempersiapkan kegiatan silaturahmi akbar tahunan.
Kegiatan tersebut diperkirakan akan dihadiri jamaah dari berbagai daerah di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera hingga Sulawesi sebagai ajang reuni dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
Momentum 1 Muharam menjadi sarana muhasabah, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT melalui dzikir dan amalan ibadah lainnya. (Ratno)