Madiun | SPJNews.id – Bupati Madiun bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun, secara resmi membuka kegiatan SEPASMA (Sepasar Ing Madiun) 2026 pada Senin (22/6/2026). Pembukaan dipusatkan di kawasan Taman Rekso Wilis, Desa Sareng, Kecamatan Geger, berlangsung meriah dengan mengusung tema festival budaya dan kampung pesilat sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.
Pembukaan SEPASMA 2026 dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, pelaku UMKM, serta ribuan masyarakat dari wilayah Dolopo, Dagangan, Kebonsari, Geger, dan Jiwan. Berbagai stan pelayanan publik dan pameran UMKM turut memeriahkan kegiatan yang menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Madiun tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan bahwa SEPASMA bukan hanya menjadi wadah pelestarian budaya dan hiburan masyarakat, tetapi juga sarana untuk menggerakkan roda perekonomian daerah serta mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Salah satu OPD yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun dengan menghadirkan berbagai layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Kehadiran layanan jemput bola ini diharapkan mampu memberikan kemudahan kepada warga dalam mengurus dokumen kependudukan secara cepat dan tepat.
Yoga Pramudya selaku Plt. Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun menyampaikan bahwa keikutsertaan Dispendukcapil dalam SEPASMA 2026 merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk semakin mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
"Melalui kegiatan SEPASMA 2026 ini, Dispendukcapil Kabupaten Madiun berupaya menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan membahagiakan masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melengkapi dokumen kependudukannya sehingga seluruh hak-hak pelayanan publik dapat diperoleh secara optimal," ungkapnya.
Berbagai layanan yang tersedia meliputi perekaman dan pencetakan KTP Elektronik (KTP-el), penerbitan Kartu Keluarga (KK). Selanjutnya ada pengurusan surat pindah penduduk, akta kelahiran, akta kematian, Kartu Identitas Anak (KIA), serta berbagai dokumen administrasi kependudukan lainnya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam kepengurusan Indentitas Kependudukan Digital (IKD), mengingat IKD memiliki keistimewaan utama berupa praktis dan keamanan tinggi yang bisa langsung diakses melalui smartphone,” jelasnya.
Selain pelayanan administrasi kependudukan, masyarakat yang hadir juga disuguhkan berbagai pertunjukan seni budaya, bazar UMKM, serta hiburan rakyat yang semakin menambah semarak perayaan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.
Melalui penyelenggaraan SEPASMA 2026, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta melestarikan budaya lokal yang menjadi kebanggaan Kabupaten Madiun.(PY-102)