edukasi

20 SPPG di Garut Kota Distribusikan Menu MBG Selama Puasa Ramadhan 2026

20 SPPG di Garut Kota Distribusikan Menu MBG Selama Puasa Ramadhan 2026
Bung Hata Korcam SPPI Garut Kota

spjnews.id I Garut - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian selama bulan puasa, terutama terkait kelanjutan layanan bagi penerima manfaat. Menu MBG selama puasa Ramadhan 2026 tetap disiapkan untuk kebutuhan gizi terpenuhi tetap berjalan selama bulan suci Ramadhan hingga libur bersama Idul Fitri 1447 Hijriah.

Untuk menu kemasan, pemerintah merekomendasikan pilihan makanan yang sederhana, bergizi, dan tahan lama, rekomendasi tersebut meliputi telur asin, abon, dendeng kering, buah, atau makanan khas lokal lainnya, serta kurma (opsional) dengan tetap memperhatikan keamanan pangan, mutu makanan, serta standar gizi.

Koordinator SPPI Kecamatan Garut Kota Bung Hatta saat di wawancarai spjnews di dapun SPPG 3 Kawasan Jalan Jendral Sudieman, Hatta menjelaskan, sampai saat ini SPPG yang operasionalnya sudah berjalan di Garut Kota itu ada 20 dapur, sedangkan berdasarkan diakun portal mitra BGN itu ada 24 dapur dimana 2 dapur sedang menunggu kepala dapur dari luar pulau yang 2 lagi sedang pembangunan, jadi total di portal itu ada 24 berdasarkan data yang saya pantau perhari, ungkap Hata. Selasa (3/3/2026) petang. 

Untuk bulan ramadan distribusi kepada pihak sekolah dan posyandu sama seperti pada bulan sebelumnya dimana ketika kegiatan sudah berjalan distribusi setiap hari ke sekolah bukan ke rumah rumah yang beredar seperti itu. Apabila posyandu itu paket banding atau rapel pertiga hari dihari senin atau kamis mau setiap hari juga boleh, ujarnya. 

" Adapun menu yang dibagikannya biasanya berbentuk ompreng makanan yang siap saji, nah untuk itu makanan keringan sehat dengan tidak boleh menggunakan produk upf kaya kue kue yang di produksi pabrik besar kita diintruksikan dari pusat memperdayakan umkm umkm lokal ", tandasnya. 

Lebih jauh Hata menjelaskan, untuk dapur - dapur di Garut Kota semuanya sudah melakukan koordinasi dengan puskesmas dan dinas kesehatan dimana apabila dapur sebelum operasional kita juga harus ada mengajukan pembuatan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) jadi yang melegalkan sanitasi itu Dinas Kesehatan, perhari ini di Garut Kota sudah 15 dapur memiliki SLHS dan 4 sedang pengajuan dan yang satu itu baru mulai yang di panjiwulung pengajuan dengan pihak puskesmas Siliwangi, paparnya. 

" Alhamdulillah untuk kegiatan MBG di Garut Kota berjalan lancar tertib tidak ada kejadian dan jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan ", imbuh Hata. 

Sedangkan untuk kader kader posyandu dalam program MBG dilibatkan pada pendistribusian paket makanan sehat yang banding tadi untuk balita, ibu hamil dan ibu menyusui kita memperdayakan kader kader pisyandu yang ada di RW masing - masing.

Hata berpesan, " saya berpesan kepada semua pemilik dapur dan kepala dapur di Garut Kota jalankan program MBG ini sesuai juklak dan juknis dan arahan yang sudah di tebtukan karna Pak Prabowo menginginkan satu anak anak mendapatkan gizi yang cukup dan yang paling penting perputaran ekonomi jangan sampai ada monopoli dan umkm umkm di Kabupaten Garut ikut di berdayakan ", pungkasnya. (ajangpendi***)