Wabup Jombang Sidak Proyek Vital: Puskesmas Baru, Trotoar Gus Dur, hingga Jalan Denanyar–Megaluh Dicek Ketat
JOMBANG | SPJNews.id — Komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan infrastruktur kembali terlihat kuat. Pada Senin (17/11/2025), Wakil Bupati Jombang Salmanudin, bersama jajaran pejabat strategis mulai dari Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang Syaiful Anwar S.T., M.E., Staf Ahli, Inspektorat, hingga para Kepala OPD terkait, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah proyek vital di wilayah Jombang
Lokasi pertama yang ditinjau adalah Puskesmas Jelakombo, fasilitas kesehatan yang telah beroperasi sejak 6 Oktober 2025. Proyek pembangunan puskesmas ini dinilai sebagai salah satu contoh percepatan pembangunan yang berhasil, dimulai pada Februari 2025 dan rampung tepat waktu pada 18 Agustus 2025.
Dalam sidak tersebut, Wabup yang akrab disapa Gus Wabup mengecek kondisi fisik bangunan, memastikan tidak ada kerusakan, kebocoran, maupun kekurangan fasilitas.
“Kami cek kualitas bangunan, struktur, dan jika ada keluhan seperti kebocoran atau kerusakan harus segera dilaporkan. Puskesmas adalah ujung tombak kesehatan masyarakat,” tegas Gus Wabup Salmanudin.
Evaluasi kelayakan sarana dan prasarana dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke proyek Pembangunan Trotoar di Simpang Tiga Jalan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), salah satu titik strategis di pusat Kota Jombang.
Proyek ini tidak hanya menata kawasan agar lebih tertib dan elok dipandang, tetapi juga membawa tiga manfaat utama:
1. Menata dan menertibkan kawasan Simpang Tiga Gus Dur,
2. Mempercantik kota sekaligus meningkatkan kenyamanan pejalan kaki,
3. Mengurangi risiko banjir melalui peningkatan kualitas drainase dan penataan infrastruktur pendukung.
Sidak memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai spesifikasi dan memberikan dampak langsung bagi warga.
Tak berhenti di dua lokasi, rombongan juga meninjau perbaikan jalan Denanyar–Megaluh, akses penting yang menghubungkan sentra ekonomi dan permukiman di wilayah tersebut. Pemerintah Daerah menegaskan perhatian terhadap konektivitas antarkecamatan sebagai bagian dari strategi memperlancar mobilitas masyarakat.
Rangkaian sidak ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang benar-benar mengawal percepatan pembangunan, memastikan penggunaan anggaran tetap efisien, serta menjamin setiap proyek infrastruktur memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa pemerintah tidak sekadar membangun, tetapi memastikan mutu, fungsi, dan keberlanjutan infrastruktur yang hadir untuk kepentingan publik. (Ratno)
